Kawal Kesehatan Mental di Kota Bandung, Semaya X CDC Al-Ma’soem Gelar Psikotes Minat Bakat Gratis

oleh -230 Dilihat

Bandung, Bewaramedia – Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung berpartisipasi aktif sukseskan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2024. Lewat disiplin Ilmu yang dimilikinya melalui kegiatan pemeriksaan Psikotes Minat Bakat secara gratis, pada Rabu, 9 sampai Kamis 10 Oktober 2024.

Mahasiswa yang tergabung dalam Semaya mendukung pemenangan pasangan calon Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Maksoem (Ayeuna).

Ayeuna didukung Semaya (Sehat Mental Bersama Arfi Yena) karena peduli dengan kesehatan mental healty. Tagline Liveable City dan Loveable.

Pembina Semaya Endang Suherli, mengatakan bahwa masyarakat yang tinggal di Kota besar rentan depresi, 40 persen lebih tinggi daripada mereka yang tinggal di desa.

Hal tersebut dikarenakan, warga kota besar kerap mengalami peningkatan stimulus kepadatan penduduk, kebisingan, pemandangan yang bertolak belakang, kekacauan, polusi.

“Semua yang disebutkan di atas itu, rentan memicu depresi dan kecemasan,” jelasnya.

Dijelaskan Endang Suherli, kasus itu terjadi karena orang-orang yang tinggal di kota besar mengalami kesulitan untuk mengakses hal yang sifatnya natural, seperti lingkungan pedesaan, bahkan situasi yang hijau.

Tidak hanya itu, orang yang tinggal di kota juga merasa dirinya tidak aman, kurang privasi bahkan kurang tidur.

“Kasus itu menjadi masalah karena penduduk kota, mungkin enggan untuk terlibat dalam interksi sosial,” jelasnya.

Harapan Endang Suherli, bila Arfi-Yena menangkan kontestasi Pilwalkot Bandung 2024, pasangan itu saat memimpin Kota Bandung bisa menciptkan lingkungan dan suasana kota yang nyaman sebagai tempat tinggal dan bekerja.

“Oleh karenanya siap berperan aktif memenangkan pasangan Arfi Yena,” bebernya. Endang Suherli juga mengatakan penanganan kesehatan mental harus dijadikan issue bersama. Pilkada Serentak 2024 momen tepat agar terbangun jiwa raga.

“Kesejahteraan psikologis jadi penyeimbang, selain kesejahteraan bansos dan infrastruktur yang menjadi agenda kepala daerah dalam mewujudkan SDM unggulan di Bandung sebagai Kota Kreatif yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua HMI Psikologi UIN Bandung Izzan Faruqy Azzahi mengatakan mahasiswa sudah menjadi komunikasi secara inten, kepada Arfi Rafnialdi terkait tagline yang diusungnya untuk Pilwalkot Bandung 2024.

“Saat itu pak Afri lagi blusukan di alun-alun Ujung Berung,” ungkapnya. Karena Ayeuna siap memperjuangkan lingkungan dan suasana kota yang aman dan nyaman sebagi tempat tinggal, maka kami siap membantu perjuangannya sebagai Wali Kota,” jelasnya.

“Kita bahkan sudah beberapa bertemu secara khusus dengan pak Afri dan timnya. Untuk bicara kiat-kiat mendukung pemenangan Afri Yena,” katanya.

Soal kenapa mahasiswa Psikologi UIN Bandung peduli dengan mental health.

“Kalau calon walikotanya saja siap mewujudkan Kota Bandung aman dan nyaman sebagai tempat tinggal. Masa kami sebagai warganya. Tidak suka,” katanya.

Oleh karenanya, Mahasiswa UIN Bandung yang tergabung dalam Semaya siap mendukungnya, caranya dengan mengkampanyekan agar liveable city yang dikampanyekan Afri Yena bisa terwujud.

“Tingkat stres masyarakat kota itu tinggi loh, cuma tersembunyi. Apesnya lagi, mereka nggak sadar itu. Anak-anak muda juga banyak yang kena, apalagi mereka kan setiap saat bersentuhan dengan gadget,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.