SMKN 1 Cukuh Balak diduga Lakukan Pungli Melalui Pembayaran Bulanan Sekolah

oleh -226 Dilihat

Tanggamus, Bewaramedia – SMKN 1 Cukuh Balak kini tengah menjadi sorotan banyak pihak. Di sekolah itu diduga kuat terjadi pungutan liar atau Pungli yang sudah berjalan cukup lama.

Ditengah ramainya pemerintah yang sedang memperbaiki berbagai pelayanan publik, termasuk sistem pendidikan di negeri ini. Sebuah sekolah justru melakukan hal yang bertentangan dengan program pemerintah tersebut.

Kepala Sekolah SMKN 1 Cukuh Balak diduga kuat melakukan pungli melalui iuran rutin bulanan. Tarikan uang tersebut diberi dalih biaya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) serta Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Menurut salah satu wali murid SMKN 1 Cukuh Balak yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa, setiap murid baru diwajibkan membayar Rp. 2juta 500 ribu.

“Saat anak kami masuk di kelas 1 kami diwajibkan membayar sejumlah Rp, 2juta 500 ribu, itu sudah termasuk SPP 1 tahun, dengan cara pembayaran bisa di cicil setiap bulan,” terang wali murid tersebut, sembari menunjukkan bukti pembayaran yang dimilikinya, pada Selasa (4/2/2025).

Hal senada juga diutarakan oleh
beberapa wali murid dari kelas 2 dan kelas 3. Mereka juga memberikan keterangan yang serupa, tentang penarikan SPP yang jumlahnya sudah ditentukan oleh pihak sekolah, yaitu sebesar Rp. 80 ribu untuk setiap bulannya.

Ketika awak media mendatangi SMKN 1 Cukuh Balak untuk meminta konfirmasi perihal maraknya informasi pungli tersebut, seorang guru yang sekaligus menjadi Humas SMKN 1 Cukuh Balak mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menjawab isu yang tengah ramai dibicarakan itu. Ia menyarankan untuk langsung menanyakan ke Kepala Sekolah, yang saat itu tengah mengikuti kegiatan di luar.

Saat dikonfirmasi tentang dugaan adanya pungli yang mengatasnamakan PPDB dan SPP melalui pesan WhatsApp, Kepala SMKN 1 Cukuh Balak menjawab, “Assalamualaikum, ohh tidak benar seperti itu, dan tidak ada pungutan PPDB,” tulisan nya dalam pesan singkat itu.

Hingga berita ini dirilis, dari pihak sekolah belum memberikan informasi lebih lanjut terkait dugaan pungli tersebut.

Sementara itu, para wali murid SMKN 1 Cukuh balak terus menunggu dan tetap berharap bantuan kepada semua pihak untuk membantu menghentikan penarikan beaya tersebut, sembari untuk mengevaluasi oknum Kepala Sekolah yang dimaksud.

Pihak media pun akan terus memantau perkembangan dugaan pungli ini, demi terwujudnya dunia pendidikan yang bersih dan bermartabat. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.