Paguyuban Jawa Tengah Gelar Halal Bihalal di Cimahi, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi

oleh -910 Dilihat

Cimahi, BewaraMedia – Ratusan warga asal Jawa Tengah yang bermukim di wilayah Bandung Raya menggelar acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Minggu (18/5/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi ajang temu kangen para perantau sekaligus momentum memperkuat jejaring komunitas Paguyuban Jawa Tengah (PJT).

Acara yang digelar di Jalan Dra. Hj. Djulaeha Karmita No. 5, kawasan Alun-Alun Kota Cimahi, dihadiri oleh anggota 29 paguyuban dari 26 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Mereka tampak antusias mengenakan pakaian adat warna-warni, bersalam-salaman, berfoto bersama, dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Ketua PJT Bandung Raya, Farchan Djuniadji, S.Pd., mengungkapkan bahwa sebagian peserta yang hadir merupakan pemudik program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang diberangkatkan dari Kodiklat TNI AD Bandung pada 27 Maret 2025 lalu. “Saat itu, pelepasan 22 armada bus dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen,” jelasnya.

Farchan menambahkan, acara ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang apresiasi dan komunikasi langsung antara peserta mudik, pengurus PJT, dan penyelenggara kegiatan. Acara juga dimeriahkan oleh bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk anggota PJT, sebagian di antaranya telah mendapatkan sertifikasi halal berkat fasilitasi dari paguyuban.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, KRT. Drs. H. Leles Sudarmanto Dipuro, MM., MBA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan nama dari Paguyuban Perantau Jawa Tengah (PRJT) menjadi Paguyuban Jawa Tengah (PJT) kini telah sah secara hukum. Keputusan tersebut tertuang dalam SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-000766.AH.01.08.TAHUN 2025 dan berlaku sejak 9 Mei 2025.

“Perubahan ini memperluas cakupan organisasi. Tidak hanya untuk perantau, tapi untuk seluruh warga Jawa Tengah di manapun berada,” ujar Leles. Ia menegaskan, kolaborasi menjadi kunci utama keberlanjutan dan pertumbuhan PJT.

Sejauh ini, PJT Bandung Raya telah menjalin sejumlah kerja sama strategis, seperti dengan Universitas Pasundan, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Bandung Raya, serta Bank BJB. Kerja sama tersebut fokus pada pengembangan UMKM melalui pelatihan, pembiayaan, akses digital perbankan, hingga pendampingan usaha dan sertifikasi halal.

“Sinergi dengan Bank BJB sangat penting untuk memperkuat akses pembiayaan dan literasi keuangan. Sementara dengan Universitas Pasundan, kami kembangkan kolaborasi riset produk, pengemasan, hingga sertifikasi,” tambahnya.

Tentang Penulis: Redaksi 01

Gambar Gravatar
Owner Bewaramedia, Konten Kreator, Aktifis Pendidikan dan Sosial

No More Posts Available.

No more pages to load.