Operasi “Aman Candi 2025” Berhasil Tekan Kejahatan di Magelang

oleh -543 Dilihat
Barang Bukti dari beberapa tindak kejahatan, yang berhasil diamankan oleh petugas. (Foto, Dok. Humas Polres Magelang Kota)

Magelang, Bewaramedia – Kepolisian Resor Magelang Kota berhasil mengungkap 19 kasus selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Aman Candi 2025” yang digelar selama 20 hari, sejak 12 hingga 31 Mei 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakapolres Magelang Kota, Kompol Budiyuwono Fajar Wisnugroho, saat konferensi pers pada, Senin (2/6/2025).

Dalam keterangannya, disebutkan dari total 19 perkara yang berhasil diungkap, lima di antaranya merupakan target operasi (TO), tiga kasus termasuk kategori non-TO, dan 11 kasus lainnya merupakan pelanggaran berupa pungutan liar di lahan parkir tanpa izin resmi.

“Operasi ini bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Magelang Kota, serta menekan angka kejahatan dan pelanggaran yang meresahkan masyarakat,” ujar Kompol Budiyuwono.

Lebih lanjut, dari 19 kasus tersebut, satu kasus melibatkan anak dan diproses melalui mekanisme diversi. Diversi, adalah proses pengalihan penyelesaian perkara pidana anak dari sistem peradilan formal ke mekanisme di luar peradilan. Tujuannya adalah, untuk menghindarkan anak dari hukuman penjara.

Sementara itu, tujuh kasus masuk tahap penyidikan, serta 11 kasus lainnya diselesaikan melalui pembinaan.

“Ada delapan kasus yang masuk proses penyidikan, termasuk kasus diversi. Kasus yang ditangani antara lain penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam di muka umum,” tambahnya.

Sedangkan, 11 kasus pungutan liar pada area parkir ditangani dengan tindakan pembinaan terhadap para pelaku. Tindakan ini diambil agar tidak mengulangi perbuatannya dan tidak meresahkan masyarakat.

Operasi “Aman Candi 2025” merupakan bagian dari strategi preventif dan represif kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kota Magelang.

No More Posts Available.

No more pages to load.