Jangan Anggap Enteng Wacana Perluasan Cimahi

oleh -1420 Dilihat
Jangan Anggap Enteng Wacana Perluasan Cimahi
Tokoh Pendiri KBB, Asep Suhardi

KBB, Bewaramedia – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak boleh bersikap dingin rencana Kota Cimahi memperluas wilayahnya. Apalagi wacana itu sudah ada sinyal dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Ini bukan isu biasa. Kalau wilayah-wilayah yang disebut Kang Dedi itu betul-betul lepas ke Cimahi, dampaknya akan langsung terasa pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) KBB,” ujar Pendiri Bandung Barat, Asep Suhardi, Senin 23 Juni 2025.

Ado, sapaan akrabnya mengingatkan bahwa beberapa wilayah penyangga PAD KBB berada di kawasan yang kini potensial digabung ke Kota Cimahi. “Jika itu terjadi, kemampuan fiskal KBB bisa terganggu, mengingat masih terbatasnya wilayah penghasil pendapatan besar,” katanya.

Jangan lupa, orang-orang yang dulu memperjuangkan wilayahnya masuk Cimahi masih ada dan masih aktif. Ini bukan sekadar peta, tapi menyangkut kedaulatan daerah. “Maka perlu sikap serius dari Pak Jeje Ritchie Ismail dan Pak Asep Ismail sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat ini,” tegasnya.

Menurut Asep, mempertahankan wilayah bukan hanya soal administratif, tetapi juga menjaga keberlanjutan pembangunan dan stabilitas fiskal di Kabupaten Bandung Barat.

“Kalau wilayahnya berkurang, maka PAD juga bisa menurun. Ini harus menjadi perhatian utama pemimpin KBB sekarang,” katanya.

Ado menyebut bahwa perluasan wilayah Kota Cimahi bukanlah gagasan yang tiba-tiba muncul.

“Saat kami memperjuangkan berdirinya KBB dan masih di tahap persetujuan tingkat provinsi, tokoh-tokoh Cimahi sudah menyuarakan keinginan memperluas wilayahnya. Jadi ini bukan wacana baru,” jelasnya.

Ia mengapresiasi langkah-langkah Kota Cimahi yang menurutnya telah terstruktur dengan baik dan mendapat perhatian dari Gubernur. Namun, ia juga memberi peringatan tegas kepada pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk tidak memandang enteng isu ini. *

Editor: Pifend

Tentang Penulis: Redaksi 01

Gambar Gravatar
Owner Bewaramedia, Konten Kreator, Aktifis Pendidikan dan Sosial

No More Posts Available.

No more pages to load.