Pasanggiri Mapag Panganten ke-5, Cimahi Tunjukkan Komitmen Budaya di Tengah Modernisasi

oleh -1234 Dilihat

Cimahi, BewaraMedia – Pemerintah Kota Cimahi kembali mengukuhkan tekadnya dalam melestarikan budaya lokal dengan menyelenggarakan Pasanggiri Kreasi Upacara Mapag Panganten Sunda ke-5 tingkat Jawa Barat, yang digelar selama dua hari pada 25–26 Juli 2025 di Convention Hall Cimahi Technopark.

Event budaya ini menjadi kolaborasi antara Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), Komunitas Lengser Ambu Jawa Barat, serta komunitas seni Sunda Djati dan Progresif Team.

Sebanyak 20 komunitas seni dari berbagai daerah di Jawa Barat turut ambil bagian dalam gelaran ini, menyuguhkan kreasi upacara adat Mapag Panganten Sunda yang kaya nilai tradisi dan filosofi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi yang tinggi dari peserta dan menekankan pentingnya menjaga warisan budaya Sunda agar tak luntur oleh arus modernisasi. Ia juga mendorong tenaga pendidik untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini melalui pengenalan budaya dan aksara Sunda di sekolah-sekolah.

“Pelestarian budaya ini penting agar jati diri bangsa tetap kokoh di tengah derasnya arus globalisasi,” kata Ngatiyana dalam sambutannya.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi menambahkan bahwa pasanggiri ini tidak sekadar menjadi ajang lomba, melainkan juga ruang edukasi dan apresiasi bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat mendorong perkembangan seni tradisi sebagai bagian dari industri kreatif yang berkelanjutan.

“Ajang ini bukan hanya pelestarian budaya, tapi juga wadah promosi karya seni, pembinaan generasi muda, dan peningkatan prestasi seniman di tingkat provinsi,” ujarnya.

Tak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, pasanggiri tahun ini juga menghadirkan Kirab Pengantin Nusantara dari tujuh provinsi: Aceh, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bali, dan Papua menunjukkan keberagaman adat pernikahan di Indonesia.

Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan bazar kuliner, wedding expo, lomba rias pengantin, lomba mewarnai, hingga pertunjukan seni jaipongan. Panggung hiburan juga diisi oleh penampilan artis lokal dan nasional seperti Rusdy Oyag Percussion feat Ayu Rusdy, Dhea Gemoy, dan Renyta.

Lima juri profesional dari kalangan seniman, budayawan, dan akademisi dilibatkan dalam proses penilaian, dengan sejumlah kategori penghargaan diperebutkan.

Berikut daftar pemenang Pasanggiri Kreasi Upacara Mapag Panganten Sunda ke-5 se-Jawa Barat 2025:

Juara 1: Margasari Kacrit Putra Grup (Kabupaten Bekasi)

Juara 2: Padepokan Rangga Setra (Kota Tasikmalaya)

Juara 3: Sanggar Seni Sunda Rancage (Kabupaten Majalengka)

Penataan Musik Terbaik: Mahindra Askandar (Kabupaten Bekasi)

Lengser Terbaik: Komarudin (Kota Cimahi)

Penataan Tari Terbaik: Gustian Setiawati (Kabupaten Subang)

Kostum dan Artistik Terbaik: Sopi Yanti (Kabupaten Garut)

Selain memperkuat identitas budaya, ajang tahunan ini juga dipandang sebagai penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, sekaligus bentuk nyata komitmen Cimahi dalam menjaga keberlanjutan budaya Sunda di tengah era global.

 

Sumber: Bidang IKPS

Penulis : VRM

No More Posts Available.

No more pages to load.