Pemkot Cimahi Berikan Solusi Pengganti Study Tour

oleh -1047 Dilihat

Cimahi, BewaraMedia – Menyikapi larangan kegiatan study tour oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pemerintah Kota Cimahi menyiapkan alternatif kegiatan edukatif bagi pelajar dengan memperkenalkan program walking tour. Program ini mendorong siswa untuk mengenal lebih dekat lokasi-lokasi bersejarah di kota mereka sendiri.

Rumah Sakit Militer Dustira salah satu bangunan bersejarah peninggalan Jaman Belanda

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengatakan bahwa Cimahi memiliki banyak situs bersejarah yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran luar ruang. “Cimahi itu banyak bangunan-bangunan yang bersejarah. Dengan walking tour, siswa bisa lebih mengenal dan mencintai kota mereka,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna

Walking tour dinilai sebagai opsi yang lebih terjangkau dibandingkan study tour ke luar kota. Namun demikian, Nana menegaskan bahwa kegiatan ini tetap memerlukan biaya, terutama untuk kebutuhan logistik seperti bahan bakar dan makanan ringan. “Iya, tetap ada biaya seperti BBM dan snack. Tapi relatif lebih murah, karena kita manfaatkan juga Sakoci (Sarana Komunikasi Keliling Cimahi),” jelasnya.

Kampung Adat Cirendeu dengan keunikan budaya lokalnya

Beberapa destinasi yang sudah dijadikan lokasi walking tour antara lain Rumah Sakit Dustira, Kampung Adat Cireundeu, dan beberapa bangunan bersejarah lainnya di Cimahi.

Program ini, menurut Nana, sudah diterapkan sejak tahun lalu dan mendapat sambutan positif dari siswa dan orang tua. “Anak-anak sangat antusias. Tapi pelaksanaannya bergiliran, karena jumlah satuan pendidikan cukup banyak,” katanya.

Jurnalis: Tim Bewara Media

No More Posts Available.

No more pages to load.