Komisi II DPRD Cimahi Tinjau UPT Teknopark dan Metrologi, Soroti Retribusi dan Akses Difabel

oleh -266 Dilihat

Cimahi,BewaraMedia – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknopark dan UPT Metrologi Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi. (Jumat, 10/10 2025).

Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi II, Dadang Jaenudin, S.H., didampingi Sekretaris Komisi II Yefi Abdullah, S.E., dan Anggota Komisi II Dede Latif. Rombongan disambut langsung oleh Kepala UPT Teknopark, Agus Lukman, dan Kepala UPT Metrologi, Reni, beserta jajaran.

Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana pelayanan yang diberikan kedua UPT kepada masyarakat, serta membahas potensi pemanfaatan fasilitas UPT dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi.

Di UPT Teknopark, Komisi II meninjau dua area utama:

  1. Lantai dasar: Digunakan untuk pengembangan animasi digital.
  2. Lantai dua: Berupa ballroom yang mendukung kegiatan ekonomi kreatif berbasis 16 pilar ekonomi.

“Ballroom di lantai dua ini direncanakan akan mulai dimanfaatkan masyarakat melalui skema sewa jasa retribusi daerah pada tahun 2026,” ujar salah satu anggota Komisi II.

Dalam peninjauan di Teknopark, Komisi II mencatat beberapa isu krusial yang perlu segera diatasi:

  1. Kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama pasca pengangkatan tenaga kebersihan menjadi P3K tahap 2.
  2. Perlunya peningkatan pemeliharaan fasilitas gedung.
  3. Pengembangan sistem retribusi parkir terpadu sebagai upaya strategis untuk menopang PAD

Sementara itu, di UPT Metrologi yang berlokasi di basement Gedung Teknopark, rombongan meninjau kondisi ruang kerja dan peralatan. Komisi II mencatat bahwa UPT ini tidak lagi memungut retribusi pelayanan kemetrologian sesuai regulasi yang berlaku.

Layanan utama UPT Metrologi meliputi:

  1. Tera ulang alat ukur di pasar tradisional dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
  2. Pengukuran volume bahan tertutup, seperti gas elpiji.

No More Posts Available.

No more pages to load.