Dugaan Penyimpangan Proyek Tanggul Sungai Wai Paku II Pekon Paku, Kecamatan Klumbayan, Jadi Sorotan LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus

oleh -243 Dilihat

Tanggamus, Bewaramedia – Pemantauan lapangan yang dilakukan Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI) Profesional Jaringan Mitra Negara (PROJAMIN) Kabupaten Tanggamus mengungkap dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan tanggul Sungai Wai Paku II. Temuan tersebut dinilai bukan hanya cacat secara konstruksi, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana serta merugikan keuangan negara.

Dalam peninjauan tersebut, tim LPAKN RI PROJAMIN tidak menemukan adanya papan informasi pagu anggaran seperti yang semestinya terpasang pada proyek pemerintah. Yang terlihat hanya sebuah papan bertuliskan Dokumen Kontrak Pekerjaan Konstruksi. Kondisi ini menambah kejanggalan pada proyek yang dikerjakan oleh CV Bening Konstruksi di bawah tanggung jawab Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

Lebih jauh, tim menemukan kualitas pekerjaan yang disinyalir jauh di bawah standar. Kawat bronjong yang seharusnya terisi penuh material batu justru tampak longgar, masih menyisakan rongga, dan kawat terlihat melar akibat kurangnya pengisian batu. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi kuat pengurangan kualitas yang dapat berujung pada rusaknya infrastruktur vital yang dibangun menggunakan uang rakyat.

Saat dikonfirmasi, salah satu mandor di lokasi mengakui adanya persoalan tersebut.
“Memang sudah kita sampaikan, Bang. Jangan pakai batu sebesar telur, harus pakai batu belah. Bahkan pihak dari dinas sudah dua kali turun ke lokasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Helmi selaku Ketua LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal ketat proses pembangunan ini hingga selesai.
Ia menambahkan, “Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam pengurangan volume dan kualitas material, maka tidak ada pilihan lain: kontraktor dan oknum terkait di instansi harus diproses hukum! Jangan jadikan Sungai Paku II sebagai kuburan uang rakyat yang pada akhirnya menimbulkan penderitaan masyarakat saat banjir tiba,” tutup Helmi.

 

Jurnalis : Ihsan Fitra

Editor: VRM

No More Posts Available.

No more pages to load.